Ibu Panda Palsukan Kehamilan


Ibu Panda Palsukan Kehamilan, Jakarta- Setelah berbulan-bulan menunggu, impian pecinta panda harus pupus. Tidak ada bayi panda di Kebun Binatang Nasional AS tahun ini, setelah sang induk memalsukan kehamilan.

(washingtonpost.com)

Penjaga kebun binatang membatalkan pernyataan kehamilan setelah menyadari prospek level hormon dari ibu panda telah kembali normal, serta tidak ada tanda dari janin saat USG.

Hingga saat ini, panda betina tersebut menampilkan kepada dunia bahwa dirinya sedang membawa bayi. Dia telah mengalami peningkatan hormon progesteron, kehilangan nafsu makan dan tidur lebih banyak. Tidak hanya itu, panda ini membangun sarang bambu dan memeluknya seolah-olah anak panda.

Sejauh ini tidak bisa meyakinkan apalah ibu panda ini bersama “anaknya” karena cukup sulit mengidentifikasi janin panda meskipun lewat USG. Selain itu, panda betina raksasa seringkali mengalami pseudo-pregnancies di mana memalsukan hal yang nyata, termasuk perkembangan bayi.

Ini kelima kalinya Mei Xiang, salah satu dari 2 panda raksasa yang hidup di National Zoo Smithsonian di Washington D.C, didiagnosa mengalami kehamilan palsu. Dia telah melahirkan satu anak panda jantan, Tai Shan, pada tahun 2005.

Penjaga kebun binatang berharap akan ada kelahiran selanjutnya sehingga menginseminasi Mei Xiang lagi tahun ini, dengan sperma pejantan Tian Tian dari kebun binatang yang sama.

Panda hanya memiliki kesempatan untuk hamil satu kali setiap tahunnya dan dibuahi dalam waktu dua hari. Selanjutnya kesimpulan hamil, atau mungkil pseudo-pregnancy, diketahui setidaknya tiga atau enam bulan.

Para ahli tidak mengetahui mengapa terjadi pseudo-pregnancy atau ternyata telah berubah karena tujuan evolusioner.

“Secara akal sehat tidak ada penjelasan, namun ada spekulasi yang mengatakan soal kemungkinan tubuh panda hanya berlatih hamil sepanjang waktu,” ujar Lisa Stevens, kurator primata dan panda di kebun binatang itu.

Dalam kasus panda, ungkap Stevens, beberapa peneliti berpikir bahwa fenomena ini berhubungan dengan kenyataan seperti beruang yang berevolusi untuk tetap hidup di tempat rendah sumber makanan. Panda tidak makan apapun kecuali bambu di mana mengandung hampir lebih dari energi yang mampu dikonsumsi.

Namun panda raksasa bukanlah satu-satunya hewan yang mengalami kehamilan palsu. Banyak hewan khususnya karnivora dan beberapa beruang mengalami hal yang sama. Bahkan manusia dapat dikaitkan dengan gejala kehamilan, namun tidak mengandung bayi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s