Inilah Sebuah Kisah Nyata Habib Munzir Al Musawwa


Inilah Sebuah Kisah Nyata Habib Munzir Al Musawwa, Habib Munzir, siapa yang belum pernah dengar nama sosok kesohor dari Jakarta ini? Sepertinya orang jakarta hampir semua pernah dengar nama beliau jadi buah bibir. Selain itu, masyarakat  melihathampir setiap malam jalan-jalan di seantero Jakarta selalu dipadati iring-iringan  bersepeda motor dengan memegang bendera Majelis Rasulullah Saw. Iring-iringan konvoi itu adalah para pemuda yang ingin mendengar nasehat-nasehat Habib Munzir. Dengan penuh antusias mereka menuju satu titik di mana Habib Munzir akan memberikan pencerahan spiritual yang menentramkan hati. Hampir setiap malam berpindah tempat, terkadang di Jakarta Selatan, berikutnya di Jakarta Timur, besoknya lagi di Jakarta Barat.

Di tengah padatnya Jadwal kegiatan Majelis Rasulullah Saw, ternyata Habibana Munzir Al-Musawa menderita suatu penyakit yang berat. Kalau penyakit itu kambuh, tak jarang membuat beliau dalam kondisi sangat kritis. Bahkan karena sakitnya beliau pernah beredar kabar sangat kencang  sekitar akhir Juni atau awal Juli 2010, beliau dikabarkan wafat. Sontak kabar ini membuat kaum muslimin heboh dalam tangis duka. Bahkan Ustaz Yusuf Mansur saat mendengar kabar tersebut berada di Bandung sempat mengadakan Shalat ghoib bersama kaum muslimin di sana. Tapi kemudian dengan segera pula terungkap kebenaran kabar tersebut yang ternyata hanyalah kabar burung.  Alhamdulillah, semoga Allah Swt memanjangkan umur Habibana Muinzir dan selalu dalam keberkahan,  amin.

Nah, berikut ini adalah penuturan Habibana Munzir tentang sakit yang dilaminya pada bulan Januari 2009, yaitu satu setengah tahun sebelum beredar kabar burung tentang kewafatan beliau. Selamat membaca, mudah-mudahan kita dapat pelajaran dan hikmah dari kisah nyata ini….

Malam kamis yg menakutkan…

Dinihari pk 4 pagi kamis 7 januari 2009 bertepatan dg 21 Muharram, aku tersentak kaget dg sakit kepala yg sangat dahsyat, penyakit ini kambuh lagi, ia kembali menyiksa, aku bangun berusaha pelahan lahan dg limbung berwudhu dan witir, lalu berdzikir sambil merintih pedih..
Aku berada di puncak cisarua, dihadapanku tempat menginap guru mulia.., karena sakit yg luar biasa hampir saja aku melakukan shalat subuh dan meninggalkan puncak menuju Jakarta, mungkin langsung keruang opname rscm.

Namun kutahan, wahai pendosa, hadir dulu shalat subuh bermakmum pada Imam agung, baru tinggalkan lokasi, namun setelah subuh kupandang wajah luhur itu, tak mampu aku meninggalkan wajah mulia ini, kubiarkan sakit yg membuat tubuhku bergetar dg airmata terus mengalir menahan sakit..
Selesai beliau menyampaikan syarah dan shalat isyraq, langsung aku menuju mobil dan meninggalkan puncak menuju kediaman, rebah, berbutir butir obat penahan sakit tak bisa meredam sakit malah semakin parah..
Jumat pagi aku masih rebah tak berdaya, sakit tak kunjung hilang, guru mulia akan meninggalkan Jakarta sore ini, lalu bagaimana dg nasibku…, nasibku adalah menuju rscm mungkin menanti ajal disana, atau kembali menghadapi jarum suntik yg dihujamkan kekepala dg 4 atau 5 suntikan..
Anakku Muhammad, bocah kecil itu datang menghadap guru mulia, seraya berkata : Abuya maridh.. (ayahku sakit) sambil menyodorkan air kepada beliau yg sudah di kediaman hb muhsin sebelah rumah kediamanku..
Guru mulia mendoakan sesaat dan memberikan air pada bocah itu…
Muhammad datang berlari, abuya ini air doa dari habibana Umar..
Aku meneguknya sedikit, kurasa sejuk seluruh tubuhku..
Sore tadi kuminum lagi hingga dua pertiga botol itu, seluruh sakit itu sirna.. sirna… sirna,.. sirna…

Tinggallah tubuh ku bagai habis dicabut nyawa, lemah lesu bagai ada gunung besar yg dibebankan padaku dan telah dicabut..

Ah… 1000x Alhamdulillah. , selamat jalan guru agung… hamba tetap meneruskan perjuanganmu,

sebelum magrib aku sudah rapat dg kordinator utama di ruang kerja di markas pusat untuk merencanakan dan membahas acara 12 rabiul awal (26 feb mendatang).
Selesai… kita terus berjuang…..!
WASSALAM

Sumber: http://ummatiummati.wordpress.com/

About these ads

18 Tanggapan

  1. Semoga Allah Panjangkan umur beliau, sehingga bisa men’syiarkan ajaran Nabi Muhammad SAW.
    Aminnnn Ya Robbal’Alaminnn !!!

    • aminn

  2. bejuang lahh b\habib ku

  3. SEMOGA PENYAKITNYA NYA DI ANGKAT OLEH ALLAH AGAR GURU KITA HABIB MUNZIR ALMUSA BISA SEMBUH DAN BISA BERCRAMAH LAGI SEPERTI DULU KAMI ANAK MR BINTARA MENDOAKAN AGAR HABIB CEPAT SEMBUH AMINN

  4. AMIN YA ALLAH

  5. ya allah cabut lah penyakit habibana munzir supaya bergumpul lagi bersama kami ya allah

  6. Amin ya Robbal alaminnn….
    Smg Perjuangan Habibana Munzir mndptkn Rachmah Kesehtn jsmani dan rohani amin, agr dpt brjuang kmbli di jalan Allah Swt.

    • aminnn ya robbal …

  7. ya allah aku cinta habib munzir

  8. Aku juga cinta habib munzir ….

  9. ya rabby,,, bijahi aLmusthofa,, Isyfi mardho habyby Munzir aLmusawa,,, amin amin amin.

  10. subhanalloh

  11. bib, jangan lupa jemaah-nya dinasehatin supaya sopan kalau di jalan raya. malu kan pake sorban rapi bawa bendera tapi naek motor seradak seruduk kaya babi :)

  12. ana ahabbu fiika ya habibana munzir al – musawa

  13. Ya allah…

    • selamatan jalan habibana munzir bin fuad al musawwa

  14. angkat s’mua pnyakit yg diderita beliau, kami s’mua masih ingin melihat muka beliau yg manis dg senyum begitu indah.
    yaallah mudh2hn doa ini diJaba.
    aminn

  15. Allahumma Sholli ‘ala sayyidina Muhammad ,, wa ‘ala alaih sayyidina Muhammad…selamat jalan guruku Habib Munzir Almusawa mendengar kabar dan melepas kepergianmu membuat kami para jamaahmu beduka yg sangat mendalam…innalilahi wainnailaihi roji’un………ya allah semua milik-Mu dan akan kembali pada-Mu…hamba iklas,semoga kelak hamba dan para jamaah habib munzir suatu saat dipertemukan dan berkumpul bersama di alam yang sama bersama guru hamba Alhabib Munzir Almusawa….amin ya Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya.